Kalkulator Berat Badan & Status Gizi Anak (KMS Online WHO & Kemenkes)
Evaluasi status gizi anak (BB/U), risiko stunting (TB/U), dan rentang berat badan optimal balita sesuai kurva baku WHO dan rekomendasi nutrisi dokter spesialis anak (IDAI).
Metodologi Antropometri WHO & Permenkes No. 2/2020
Kalkulator Kawan Kecil menghitung deviasi standar (Z-score) menggunakan parameter Box-Cox LMS resmi WHO Child Growth Standards 2006 untuk anak usia 0 hingga 60 bulan.
- BB/U (Berat Badan menurut Umur): Deteksi gizi buruk (< -3 SD), gizi kurang (-3 SD s/d < -2 SD), gizi baik (-2 SD s/d +1 SD), dan risiko gizi lebih (> +1 SD).
- TB/U (Tinggi Badan menurut Umur): Deteksi risiko stunting / pendek (< -2 SD) dan severely stunted (< -3 SD).
- BB/TB (Berat Badan menurut Tinggi Badan): Evaluasi proporsionalitas wasting (< -2 SD), gizi normal, hingga overweight dan obesitas (> +3 SD).
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Kapan berat badan anak dikatakan stunting?
Stunting ditentukan dari panjang atau tinggi badan menurut umur (PB/U atau TB/U) dengan nilai Z-score di bawah -2 Standar Deviasi (< -2 SD) kurva baku WHO/Kemenkes, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis atau infeksi berulang.
Apa yang harus dilakukan jika berat badan anak seret?
Terapkan feeding rules IDAI (durasi makan maksimal 30 menit tanpa distraksi layar), berikan double protein hewani (seperti telur, hati ayam, atau daging sapi) setiap kali makan, dan tambahkan lemak sehat penambah kalori seperti santan atau minyak.
Cari Resep MPASI Booster BB | Cek Milestone Perkembangan Anak | Buat Worksheet Nama Anak